Mencariponsel dengan RAM 16 GB (LPDDR5) terbaik untuk bermain gim berat? Carisinyal merekomendasikan ASUS ROG Phone 6 yang merupakan salah satu flagship gaming terbaik di dunia. Yang membuat ponsel ini unik adalah sisi desainnya yang dapat menampilkan logo RGB menyala setiap menerima notifikasi, telepon, dan kondisi lainnya. HasilKamera Hp Asus Zenfone 4C. Tinggal anda pilih mana yang menurut anda berkualitas, dan. Hasil kamera xiaomi mi 4c. Smartphone Pengganti Zenfone 4S Ini Mendarat Bareng Dengan Lumia 430 Pada 15 Mei 2015 Di Tuxlin Lab Dan Kini Siap Untuk Disiksa. Seperti pada asus zenfone 2, xiaomi mi 4c juga telah dilengkapi dengan fitur double tap HandphoneGunungsitoli, asus zenfone 4 2nd ⭕ dijual asus zenfone 4 kondisi normal semua minus dos buku dan charger. hanya HP only. minat PM mawo Masuk; Daftar gratis; BELI » Handphone » Asus Zenfone 4 2nd - Yogyakarta Kota; 400000.00 Rp. Asus Zenfone 4 2nd - Yogyakarta Kota Gunungsitoli. AsusZenfone 4 dipersenjatai kamera belakang dengan resolusi 5 megapiksel autofokus dengan aperture f/2.4 dan tidak dilengkapi dengan LED flash. Tak hanya itu, kamera Asus Zenfone 4 dapat merekam video full HD 1080p@30fps. Asus Zenfone 4 ini juga dilengkapi dengan kamera depan dengan resolusi VGA. MencicipiKamera ASUS Zenfone 3 Max ZC553KL, Hasilnya? - Setelah lebih dari 2 minggu mencicipi ASUS Zenfone 3 Max versi 5.5 inch, akhirnya saya bisa menyempatkan diri untuk menguji coba kamera dari hape baru andalan ASUS tersebut. Iya, agak kelamaan memang. Kalo kamu follow IG saya ( @masbocah) pasti kamu tau penyebabnya. HargaAsus Zenfone 4S Terbaru Dengan Ram 1GB dan Fitur Dual Sim Beserta Spesifikasi HP Asus Zenfone 4S, dan Kesimpulan Kelebihan, Kekurangan Asus Zenfone 4S Hasil benchmark yang tinggi memperlihatkan kecepatan Asus Zenfone 4S dalam mengolah mulitasking dan peforma bermain game secara maksimal. Selain itu kamera Asus Zenfone 4S juga EILJO. – Inilah cara mengatasi “sayangnya kamera telah berhenti” di ASUS. Kamera adalah salah satu bagian yang penting dari sebuah Android termasuk ASUS. Dengan kamera ASUS kamu dapat menangkap semua momen terbaik yang terjadi, mengambil foto narsis dan lainnya. Lalu apa yang kita lakukan ketika kamera ASUS kita berhenti berfungsi? Disinilah saya untuk memberitahu kamu cara mengatasi “sayangnya kamera telah berhenti” di ASUS. Cara-cara berikut ini adalah cara-cara termudah untuk memperbaiki kamera ASUS yang error, yups cara termudah agar kamu dapat segera berfoto-foto kembali dengan kamera ASUS kamu. Here we go… Cara Mengatasi “Sayangnya Kamera Telah Berhenti” di ASUS 1. Tutup Kamera Sementara Error ini biasanya terjadi pada saat-saat ketika kamera telah digunakan untuk jangka waktu yang lama. Cukup keluar dari kamera, tunggu selama 30 detik, lalu silahkan buka kembali kameranya. Namun, solusi yang satu ini mungkin bersifat sementara dan jika masalah berulang terlalu sering maka kamu harus mencoba solusi lain yang tertera di sini. 2. Mulai Ulang ASUS Cara mengatasi “sayangnya kamera telah berhenti” di ASUS selanjutnya adalah dengan memulai ulang ASUS kamu. Cara ini sering dapat memperbaiki gangguan-gangguan aplikasi sederhana lainnya, kekurangan dari cara ini adalah sulitnya melacak penyebab sebenarnya dari masalah. But ini adalah cara tercepat untuk memperbaikinya. 3. Bersihkan Cache Kamera File cache dibuat untuk kemudahan pengguna dan untuk memberikan pengguna pengalaman yang lebih baik. Namun, terkadang file cache ini dapat rusak dan dapat membesarkan kesalahan yang tidak memungkinkan kamu untuk menggunakan kamera. Untuk memperbaiki masalah, kamu dapat menghapus file cache yang telah menumpuk. 4. Hapus File Data Kamera Dengan menggunakan cara mengatasi “sayangnya kamera telah berhenti” di ASUS yang satu ini, kamu hanya akan kehilangan data seperti pengaturan yang telah kamu terapkan pada kamera. Tentu saja tidak akan menghilangkan aplikasi kamera itu sendiri. 5. Perbarui Perangkat Lunak Masalah kamera ini dapat terjadi karena bug di perangkat lunak yang menyebabkan kamera tidak berfungsi dengan benar. Jika kamu menunda pembaruan perangkat lunak/software pada ASUS kamu, maka segeralah untuk melakukan pembaruan. 6. Hapus Cache Dan File Data Pada Aplikasi Galeri Galeri sangat berpengaruh kuat pada kamera, jika ada yang salah dengan aplikasi galeri maka masalah ini dapat mempengaruhi kamera dan memunculkan pesan “sayangnya kamera telah berhenti”. Cobalah untuk menghapus cache dan file data dari aplikasi galeri, jika kamera berfungsi kembali berarti memang galeri adalah sumber masalahnya. 7. Gunakan Aplikasi Kamera Pihak Ketiga Silahkan buka Play Store dan cari aplikasi kamera pihak ketiga, Seperti Cymera dan kawan-kawannya. Ada banyak yang tersedia dan beberapa dari mereka mungkin menawarkan kamu pengalaman lebih dari aplikasi kamera bawaan yang kamu gunakan. Ini memang alternatif yang tidak akan memperbaiki masalah tetapi membantu kamu untuk sementara. 8. Aktifkan Safe Mode Cara mengatasi “sayangnya kamera telah berhenti” di ASUS selanjutnya adalah dengan mengaktifkan safe mode. Dengan mengaktifkanya, kamu akan mengetahui jika ada aplikasi ketiga yang menyebabkan errornya kamera. Jika memang ada, silahkan copot pemasangannya. 9. Format SD Card Beberapa pengguna juga mampu memperbaiki kamera ASUS yang bermasalah dengan memformat kartu SD mereka. Sebelum memformat silahkan ambil kartu SD yang terpasang di ASUS kemudian transfer semua file ke komputer kamu. 10. Factory Reset Baca Juga 10 Aksesoris ASUS Zenfone Terbaik yang Harus Dimiliki UPDATED 10 Cara Menghemat Baterai HP Asus Zenfone Agar Awet dan Tidak Boros Cara Mengaktifkan 4G LTE di Asus Zenfone AR Factory reset akan membuat ASUS kamu kembali ke kondisi awalnya. Kamu akan kehilangan semua data dan semua aplikasi yang diinstal sebelumnya. Pastikan kamu membuat cadangan untuk semua data dengan memindahkan semua file penting ke perangkat penyimpanan lain, misalnya di Google Drive. Cobalah satu persatu dari cara-cara diatas, saya sarankan untuk mencoba dari yang paling mudah dilakukan dengan resiko kehilangan data yang paling kecil. Semoga kamera ASUS kamu dapat segera digunakan kembali ya. Sekian cara mengatasi “sayangnya kamera telah berhenti” di ASUS, have a nice weekend ! Dual camera sudah menjadi fitur wajib pada smartphone terbaru belakangan ini. Tapi, kebanyakan smartphone hanya menyematkan fitur dual camera di bagian bodi belakang atau pada sisi depannya saja. Namun, berbeda dengan Asus Zenfone 5Q yang dilengkapi dengan dual camera, di bodi belakang maupun depan. Atau bisa juga disebut sebagai smartphone dengan 4 kamera. Seperti apa kehebatannya? Dua kamera belakang Baik, kita ulas dulu dual camera yang ada di bodi belakang Asus Zenfone 5Q. Di sisi ini, Asus menyematkan dual camera yang masing-masing memiliki resolusi 16 MP + 8 MP. Ukuran resolusi ini terbilang sudah memadai untuk menghasilkan foto yang tajam. Saat bekerja menangkap gambar objek foto, kamera didukung kemampuan aperture atau bukaan lensa dengan ukuran f/ Memang ukuran aperture ini kurang "nendang", di mana semakin kecil ukuran aperture berarti kemampuan menangkap detail objek foto semakin bagus. Hasil foto kamera outdoor siang Foto Edi Tetapi, setidaknya kamera sudah didukung teknologi autofocus PDAF phase detection autofocus. Berkat fitur ini, kamera bisa menangkap fokus pada objek foto secara otomatis dengan durasi yang begitu cepat, yaitu sekitar 0,3 detik. Fitur ini bisa mengunci fokus pada objek foto yang diam maupun bergerak. Dengan begitu, hasil foto bisa terlihat fokus dan tidak blur. Dual camera ini tentunya bisa menghasilkan hasil foto dengan efek bokeh, di mana proses produksi foto bokehnya memang benar-benar dari kinerja kamera. Dual camera ini bisa menentukan dan mengetahui bagian mana dari objek foto yang fokus dan mana yang berefek blur. Hasilnya, foto bokeh dengan tampilan tidak kalah dengan hasil kamera DSLR. Apalagi disediakan ikon Photo Bokeh yang memudahkan saat ingin berganti dari mode foto bokeh ke mode foto biasa atau sebaliknya. Baca juga Review Asus Zenfone 5 Selain itu, dual camera ini juga memiliki kemampuan lensa wide-angle 120°. Maksudnya mampu untuk memotret dengan jangkauan tangkapan hingga 200% lebih lebar dibandingkan lensa biasa. Ini tentunya sangat berguna ketika ingin memotret pemandangan luas atau foto grup. Dual camera ini juga dilengkapi dengan beberapa mode pemotretan yang mempermudah kamu saat memotret di berbagai kondisi. Mode tersebut antara lain Super Resolution, Panorama, Time Lapse, Auto, Pro, GIF, GIF Animation, Beauty, dan Slow Motion. Selain itu, juga ada fitur fotografi lainnya, seperti HDR, Timer, Flash, Efek Bokeh, Ratio Photo, dan Focus Mode. Nah, buat kamu yang sudah jago fotografi, Asus Zenfone 5Q juga menyediakan mode Pro. Di sini kamu bisa mengatur sendiri beberapa setting kamera. Mulai dari autofocus, shutter speed, ISO, exposure value, hingga white balance. Pilihan shutter speed tersedia pilihan kecepatan shutter dari 1/ detik hingga 32 detik. Untuk ISO tersedia hingga pilihan 3200. Hasil foto indoor malam hari Foto Edi Ketika memotret di kondisi siang hari, kamera bisa menjepret objek foto dengan cepat, sambil melakukan autofocus. Ini berarti proses autofocus bekerja dengan begitu cepat dengan akurasi tinggi. Termasuk ketika memotret secara tiba-tiba atau memotret objek yang sedang bergerak. Hasil foto pada kondisi outdoor saat siang hari terlihat tajam dan detail. Tangkapan warna pada hasil foto juga terlihat terang dan tetap natural. Begitu pun ketika memotret saat kondisi malam hari, hasil fotonya masih terbilang tajam. Terlebih jika kondisi objek foto ditemani berbagai cahaya lampu, hasilnya tampak indah. Dua kamera depan Di sisi depan, tepatnya pada bagian notch atau poni yang ada di atas layar, juga terdapat dual camera. Setiap kamera ini memiliki resolusi 20 MP + 20 MP. Hmmm... dari sini bisa ditebak, jika Asus Zenfone 5Q lebih mengunggulkan kamera untuk foto selfie karena resolusi kameranya lebih besar dibandingkan dual camera belakang. Apalagi dua kamera depan ini memiliki ukuran bukaan lensa kamera yang lebih baik, yaitu aperture f/ Pihak Asus pun mengungkap dua kamera depan ini menggunakan sensor Sony IMX376 yang memang sudah terkenal akan keunggulannya. Dua kamera depan ini juga memiliki kemampuan untuk menghasilkan foto selfie bokeh. Selain itu juga bisa menangkap foto wide-angle 120°, jadi tidak akan repot ketika ingin melakukan foto selfie ramai-ramai atau foto wefie. Baca juga Spesifikasi Lengkap Asus Zenfone 5, Zenfone 5Z, dan Zenfone Live L1 Asyiknya lagi, pada dua kamera ini juga disediakan mode Beauty yang khusus dihadirkan agar bisa menghasilkan foto selfie yang lebih bagus. Pada mode Beauty ini, kamu bisa menggunakan dan mengatur sendiri beberapa fasilitas menarik. Di antaranya yaitu Skin Tone mengatur warna kulit, Soften Skin memperhalus kulit, Brighten Skin mencerahkan kulit, Enhance Eyes mengatur besarnya bulatan mata, Thin Cheek memperkecil ketebalan pipi. Atau kalau tidak mau repot, cukup pilih mode Auto Beauty, maka kamera akan memilih dan menggunakan setting terbaik. Tampilan fitur Beautify Yang lebih asyik lagi, juga disediakan fitur BeautyLife yang merupakan fitur khusus buatan Asus sendiri. Dengan fitur ini, kamu bisa memberikan efek Beauty saat sedang melakukan live streaming video di media sosial. Selain itu, dua kamera selfie ini juga dilengkapi mode fotografi lainnya, seperti Auto, Selfie Panorama, dan GIF Animation. Juga disediakan pengaturan HDR, Photo Ratio, Efek Bokeh dan Lampu Flash. Kehebatan lain dari kamera depan di Asus Zenfone 5Q yaitu bisa diandalkan untuk fitur keamanan berkat adanya Face Recognition. Kamu bisa membuka layar smartphone yang terkunci dengan menggunakan kamera depan yang akan mengidentifikasi wajah kamu, cukup arahkan wajah ke kamera depan. Rekam video 4K Kehebatan kamera di Asus Zenfone 5Q tidak hanya soal memotret foto, tapi juga untuk urusan merekam video. Kamera ini sanggup merekam video hingga mencapai resolusi 4K, padahal belum banyak smartphone saat ini yang sanggup merekam hingga resolusi itu. Tidak hanya itu, untuk merekam video, kamera juga sudah dibekali dengan fitur EIS Electronic Image Stabilization. Fitur ini memungkinkan kamera untuk meminimalkan efek goncangan ketika sedang merekam video. Terutama kalau merekam video saat dalam keadaan bergerak sehingga hasil rekaman video tetap terlihat stabil alias tidak goyang. Baca juga Asus Zenfone 5 Resmi Meluncur, Mirip Banget iPhone X Performa kencang Kemampuan kamera di Asus Zenfone 5Q tentu tidak lepas dari performa dapur pacunya. Smartphone ini mengandalkan prosesor Qualcomm Snapdragon 630 64-bit Octa-core GHz, Juga didukung GPU Adreno 508. Dari pengukuran kinerja yang dilakukan menggunakan aplikasi AnTuTu Benchmark, diperoleh skor Tidak hanya itu, performa Asus Zenfone 5Q juga didukung RAM 4 GB dan memori internal 64 GB. Kapasitas memori juga bisa ditambah melalui selot microSD card yang diklaim sudah mendukung hingga kapasitas 2 TB. Untuk daya tahannya, smartphone Asus yang satu ini dibekali baterai berkapasitas Baterai ini mampu membuat smartphone bertahan hingga kurang lebih selama 12 jam. Spek lengkap Asus Zenfone 5Q Simak juga spek Asus Zenfone 5Q dari tabel di bawah ini. Jaringan 3G HSDPA, 4G LTE SIM Dual SIM Nano SIM Dimensi x x mm Fitur Face Unlock , Fingerprint Layar 6,0 inci,1080 x 2160 pixel, 189 ratio ~402 ppi density Tipe layar IPS LCD Capacitive Sistem Operasi Android Nougat, planned upgrade to Android Oreo Chipset Qualcomm Snapdragon 630 CPU Octa-core GHz Cortex-A53 GPU Adreno 508 RAM 4 GB Memori Memori internal 64 GB, MicroSD Up to 2TB Kamera Belakang 16 MP + 8 MP , f/ Perekam Video 4K Kamera Depan 20 MP + 8 MP f/ Konektivitas Wi-Fi a/b/g/n/ac, Wi-Fi Direct, Bluetooth 3,5 mm audio jack, USB OTG Sensor Accelerometer, Proximity, Ambient Light, Gyroscope, Compass, Face Recognition Baterai Non–Removable, Li–ion mAh Harga Itulah review Asus Zenfone 5Q yang mengunggulkan empat kamera di sekujur tubuhnya. Di Bukalapak, kamu bisa menemukan ponsel ini dengan harga mulai Rp3,3 jutaan. Apakah kamu tertarik membelinya? Edi Kurniawan - Review Hasil Kamera Foto ASUS Zenfone Selfie – Nahh sekarang kita sampai di review hasil foto yang diambil menggunakan kamera depan dan juga belakang dari ASUS Zenfone Selfie. Oia, kalau misalnya kamu belum sempat membaca tulisan sebelumnya, kamu boleh kok mampir ke link yang saya cantumkan di bagian bawah posting nanti 😀 Oke, kita mulai dari foto di pagi dan sore hari ya! Monggo langsung di cek! NOTE File foto yang ter-upload disini secara otomatis di kompres, sehingga akan menurunkan kualitas foto itu sendiri. Mohon maaf ya gaes. Kalau mau lihat hasil foto lainnya, bisa intip akun Instagram saya masbocah dengan hashtag MasbocahZenSelfie. Jangan lupa di follow juga yaa 😀 Foto landscape dibawah ini diambil dengan kamera belakang, mode Auto pada waktu sore hari, dibawah cuaca yang cukup cerah. Tanpa crop dengan setting resolusi 10 megapixel. Sekarang coba kita crop zoom yuk untuk lihat detailnya! Gambar diatas menunjukkan bahwa gambar masih terlihat jelas meskipun gambar sudah di crop. Silakhan bandingkan dengan foto aslinya. Sekarang kita beralih ke foto close up alias jarak dekat. Saya mengambil bunga sebagai objek utama untuk sample tanpa dipetik loh yaa, pagi hari dan cuaca cukup cerah. Tanpa crop dengan setting resolusi 10 megapixel. Dari sana kita bisa lihat efek DOF depth of field / blur terlihat cukup kuat. Hal itu berkat aperture atau bukaan lensa yang besar pada kamera belakang dari Zenfone Selfie yakni f/ Warna yang ditampilkan pun hampir sesuai dengan aslinya. BACA JUGA Apa itu aperture pada kamera? Masih belum puas untuk foto jarak dekatnya? Oke, sekarang saya kasih foto si Zenny yang lagi senam pagi. Say hello dulu yuk! Disini nampak lebih jelas bahwa kamera ini juga dapat memberikan detail yang baik pada pengambilan foto jarak dekat, dibawah mentari pagi yang cerah dan ditutupi oleh pepohonan. Dan lagi, terima kasih untuk aperture besar yang diusung kamera belakangnya sehingga mampu memberikan efek DOF yang lebih dramatis. Nah ngomong-ngomong soal DOF, perangkat smartphone ini juga satu fitur yang diberi nama Depth of Field yang akan memberikan efek blur buatan ketika mengambil foto, dan hasilnya Oke, sebagian dari kamu mungkin akan suka dengan hasilnya, karena ia mampu memberikan efek blur yang lebih kuat, tapi menurut saya fitur ini masih kurang bagus karena nampak tidak alami. Ya jelas lah ya, dimana-mana pasti yang alami yang lebih bagus. Coba perhatikan beberapa bagian di sekeliling bunga tersebut, nampak terdapat beberapa bagian yang terlihat sedikit aneh karena dipaksakan untuk blur. Memang, kelemahan dari mode ini adalah masih kurang mampu membuat efek blur yang baik ketika diarahkan ke objek yang memiliki detail yang kompleks, seperti misalnya bunga yang memiliki daun yang kecil-kecil seperti pada gambar diatas. Jadi saran saya, jika ingin menggunakan fitur ini agar mendapat hasil yang optimal, pastikan bahwa objek utama tidak memiliki detail pinggiran yang kompleks serta jangan sampai ada objek lain yang berada terlalu dekat. Sekarang kita coba untuk menggunakan fitur HDR. Foto diatas adalah gambar yang diambil tanpa HDR, yang nanti akan menjadi pembanding. Fitur HDR dari Zenfone Selfie ini menurut saya sudah lebih baik dari fitur HDR yang diusung oleh Zenfone 2 waktu awal-awal rilis, sebelum menerima update. Lebih baik dari sisi apa? Oke, mending kita lihat fotonya dulu deh. Terlihat jelas perbedaan antara foto yang diambil tanpa HDR dan foto yang diambil menggunakan HDR mode. Foto tanpa HDR nampak memiliki sisi gelap karena cahaya di background backlight yang cukup kuat, sedangkan foto dengan HDR akan membuat sisi gelap dari foto tersebut menjadi nampak lebih terang dan bisa dilihat dengan baik. Proses pengeditan otomatis yang dilakukan oleh perangkat ini nampak sangat “halus” sehingga gambar yang dihasilkan pun terlihat lebih alami. Dan sebagai penutup untuk uji kamera belakang di siang hari, saya akan memberikan sample foto perbandingan antara mode normal dengan mode Super Resolution. Silahkan perhatikan dulu gambar dibawah ini, foto awal yang belum di crop. Nah pada fitur Super Resolution, kamera dari perangkat ini akan mampu menangkap gambar hingga 4x lebih tajam maximal 52 megapixel. Gambar dibawah adalah hasil crop dari gambar utuh yang ada di atas. Sebelah kiri adalah mode auto 10 megapixel sedangkan sebelah kanan adalah mode Super Resolution 38 megapixel. Saya rasa kalian bisa lihat sendiri perbedaannya, kan? Pada mode Super Resolution, garis-garis pinggiran atau outline masih terlihat jelas dan lebih detail, sedangkan pada mode auto terlihat agak sedikit lebih buram meskipun objek masih bisa dilihat dengan jelas. BACA JUGA Apa itu megapixel pada kamera? Sekarang kita beralih ke sample foto yang diambil pada malam hari, kita mulai dari mode Auto yaa.. Sebelumnya mohon maaf kalau sudut pengambilan gambarnya kurang bagus, karena di spot untuk mengambil sudut yang lebih baik waktu itu sudah dipenuhi oleh segerombolan fotografer lain. Penerangan bisa dibilang cukup baik pada saat itu, dan lampu yang ada membuat jalan nampak lebih cerah dibandingkan objek utama yang dibidik patung. Terlepas dari keadaaan itu, foto yang dihasilkan ternyata sudah sangat baik meski saya hanya menggunakan mode Auto. Warna yang ditampilkan nampak seperti aslinya meskipun setelah saya cek, ternyata kamera menaikkan ISO hingga di angka 750. Sekarang, mari kita crop zoom untuk melihat lebih detail. Meskipun menggunakan ISO di angka yang cukup tinggi untuk ukuran smartphone, ternyata noise yang ditimbulkan tidak sebanyak yang saya kira. Well, saya rasa ini cukup baik. Sekarang kita beralih menggunakan Night Mode. BACA JUGA Apa itu noise? Gambar nampak lebih cerah ketika menggunakan mode ini. Tapi bagaimana dengan detailnya? Oke, mari kita zoom! Kecerahan yang lebih baik ternyata harus sedikit megorbankan kualitas warna. Meskipun settingan ISO untuk mode ini di angka yang lebih kecil dari mode auto, namun mungkin shutter speed yang dipaksa untuk diperlambat akan membuat objek jadi nampak sedikit terlalu cerah sehingga akan membuat warnanya sedikit lebih pudar. Tapi meski demikian hasil ini pun tak begitu mengecewakan. Sekarang kita coba untuk menggunakan mode Low Light, salah satu fitur andalan dari kamera perangkat Zenfone. Perlu diketahui bahwa ketika kita menggunakan Low Light mode, kamera hanya akan mampu menangkap foto dengan ukuran maksimal 3 megapixel saja. Hal itu karena pada mode ini, perangkat akan menggabungkan 4 buah pixel menjadi satu untuk dapat menangkap cahaya lebih banyak, sehingga ukuran maksimal dari gambar yang ditangkap hanya 1/4 dari 13 megapixel. Mari kita cek lebih detail. Disini mungkin tidak terlalu terlihat perbedaannya selain dari segi ukuran gambar yang akan membuatnya nampak “pecah” ketika di zoom karena sejatinya memang mode ini lebih ditujukan untuk foto jarak dekat. Pada mode ini, settingan otomatis dari ISO dan shutter speed pada kamera nampak tak jauh beda dengan mode Auto, namun ia memiliki warna yang lebih cerah. Untuk membuktikan keunggulan dari mode ini, saya sudah mencoba untuk mengambil foto di keadaan yang sangat gelap dan hampir tidak ada penerangan, dan hasilnya Bisa melihat sesuatu dari foto yang sangat gelap diatas? Kalau kamu perhatikan dengan lebih detail, disana akan nampak sepasang mata milik Zenny. Pada semua mode kecuali mode manual yang saya coba pada keadaan hampir tidak ada pencahayaan itu, hanya mode Low Light saja yang mampu menangkap gambar sepasang mata milik Zenny meskipun gambar itu juga masih kurang jelas. Sedangkan yang lain hanya menampilkan warna hitam alias tak mampu melihat apapun. Oke, sekarang kita coba fitur manual mode dari kamera belakang Zenfone Selfie. Foto ini diambil dengan settingan ISO 50 dan shutter speed 1 detik. Harus diakui, sebenarnya foto diatas itu agak under exposure alias kurang cerah ya. Saya baru menyadari hal itu setelah sampai di rumah dan membandingkannya dengan foto lain yang diambil dengan shutter speed 2 detik yang nampak lebih baik. Namun sayangnya pada foto tersebut terdapat objek yang tidak diinginkan, sehingga saya memutuskan untuk tidak menampilkannya disini. Setelah di zoom, maka akan terlihat jelas bahwa foto ini terlihat lebih bersih minim noise karena memang menggunakan ISO yang sangat kecil. Oleh karena saya rasa foto diatas kurang sip, maka saya akan memberikan contoh foto tambahan yang juga diambil dengan mode manual. ISO 50, shutter speed 4 detik. Saya gak mau memuji diri sendiri ah, jadi silahkan dinilai sendiri yaa p Untuk manual mode ini, kualitas dari foto lebih ditentukan oleh settingan kita sendiri. Oke, cukup untuk kamera belakang. Sekarang saatnya kita beralih ke kamera depan yuk! Saya yakin, pasti kamu sudah menunggunya sedari tadi, kan? Kita mulai dari foto saya yang mencoba kamera depan ini secara sembunyi-sembunyi. Maklum, masih malu-malu, soalnya hampir gapernah foto selfie.. Kecuali buat review doank.. Hihihi p Sepertinya kurang lengkap yaa kalau saya hanya memberikan 1 contoh foto saja? Maka saya coba untuk mencari beberapa orang untuk mencoba kamera depan dari perangkat ini sekaligus juga untuk meminta pendapat mereka. “Wiiihh jernih sekali..!” kata mas-mas yang saya minta untuk mencoba kamera depan dari Zenfone Selfie itu. Yup, selain karena memang mengusung resolusi yang besar 13 megapixel, kamera depan ini juga dilengkapi dengan fitur Beautification yang akan membuat wajah kita jadi terlihat lebih cerah, halus dan bersih. Dan saya sangat yakin, kamera depan ini akan sangat disukai oleh mereka yang gemar berfoto selfie. Ketiga mbak-mbak diatas agak malu-malu ketika saya minta untuk mencoba kamera depan dari perangkat inch ini. Tapi untungnya mereka bersedia untuk mencobanya. Sayang, pada saat percobaan di malam hari, saya tidak menemukan mangsa yang tepat untuk mencoba kamera depannya, sehingga saya hanya akan memberikan foto potrait menggunakan kamera depan ini. Dari yang bisa kita lihat diatas, gambar yang dihasilkan bisa dibilang sangat cerah meskipun kamera harus memaksa untuk menaikkan ISO di angka tertinggi 1600 sehingga agak menimbulkan noise. Fitur dual LED flash yang terletak di depan juga bisa membantu agar foto tampak lebih terang jika kita membutuhkan pencahayaan yang lebih baik ketika berfoto selfie. Disana juga terlihat bahwa kamera depan ini memiliki jangkauan sudut pandang yang lebih luas dibandingkan dengan kamera belakang, sehingga dapat menangkap lebih banyak objek dalam satu frame foto. Dan jika kamu merasa kurang puas dengan sudut tersebut, kamu masih bisa menggunakan fitur Selfie Panorama agar kamu bisa berfoto selfie beramai-ramai. Oia, ada satu hal unik yang saya temukan pada kamera depan dari perangkat ini, yakni disematkannya fitur Manual Mode, fitur yang tidak biasa saya temukan pada kamera depan perangkat smartphone. Oke, saya rasa sudah cukup untuk review hasil jepretan dari ASUS Zenfone Selfie. Menurut kamu gimana nih? Kalo masih kurang puas, bisa cek Instagram saya yaa, di atas juga udah disebutin tuh tadi. Selanjutnya kita lanjut ke bahasan Part 5 yaa, yaitu soal Kesimpulan kelebihan dan kekurangan dari review perangkat smartphone besutan ASUS ini. HALAMAN TERKAIT Spesifikasi lengkap ASUS Zenfone Selfie Part 1 Kesan pertama menggunakan Zenfone Selfie Part 2 Fitur yang dimiliki Part 3 Fitur kamera apa saja yang dimiliki Part 5 Kesimpulan, kelebihan dan kekurangan Pasar Indonesia kembali kedatangan hp terbaru. Kali ini, 3 hp ASUS Zenfone 4 series telah resmi diluncurkan untuk konsumen di Indonesia. Dua diantara tiga produk tersebut lebih ditujukan pada pengguna yang hobi foto selfie, yaitu ASUS Zenfone 4 Selfie dan ASUS Zenfone 4 Selfie Pro. Meski sama-sama mengusung dua kamera depan, namun secara umum ada yang berbeda. Perbedaan ASUS Zenfone 4 Selfie series ini mencakup pada resolusi kamera, kualitas layar, performa hingga penempatan port. Yang cukup menarik perhatian adalah kehadiran ASUS Zenfone 4 Selfie Pro. Dimana perangkat ini mengusung fitur dua kamera depan yang menjanjikan foto selfie maksimal. Sistem main selfie camera inovatif ZenFone 4 Selfie Pro sangat unik. Menggunakan kamera Sony Exmor RS IMX362 dengan aperture f/ Yang menarik, dilengkapi dual pixel sensor dengan pixel size besar, yakni micron yang akhirnya akan menghasilkan foto berkualitas tinggi dengan resolusi 24MP. Dikombinasikan dengan ASUS DuoPixel camera technology, ZenFone 4 Selfie Pro dapat menangkap foto hingga resolusi 24MP. Aperture yang besar, yakni F/ dan disertai ASUS SuperPixel Engine memastikan performa terbaik pada kondisi low light ataupun selfie dalam kondisi apapun. Pengguna bahkan bisa mereka video selfie hingga resolusi 4K lewat kamera depan yang disertai teknologi Electronic Image Stabilization EIS. Galip Fu, Country Marketing Manager ASUS Indonesia Tidak hanya dua kamera depan saja yang memiliki kualitas baik. Karena ASUS ZenFone 4 Selfie Pro juga diperkuat kamera belakang yang sangat mumpuni. Kamera belakang tersebut memiliki resolusi 16MP menggunakan sensor Sony IMX351 dengan sudut pandang cukup luas, hingga 80 derajat. Dengan sistem Phase Detection AutoFocus PDAF, kamera dapat menemukan fokus dengan sangat cepat, hanya dalam 0,03 detik. Tak hanya itu, kamera belakang ini juga dilengkapi oleh kemampuan penstabil video secara elektronik saat merekam dalam resolusi Full HD 1920 x 1080. Adapun kemampuan rekamnya sendiri bisa mencapai resolusi 4K UHD 3840 x 2160. Mengambil foto untuk kebutuhan profesional berbasis RAW juga dimungkinkan. Kamera belakang ASUS ZenFone 4 Selfie Pro juga punya fitur yang hebat, yakni fungsi super low light HDR. Fungsi ini dimungkinkan karena ASUS punya teknologi yang disebut dengan ASUS Superpixel Engine sehingga ZenFone 4 Selfie Pro mampu menghasilkan foto HDR di kondisi low light dengan sangat baik. Tabel dapat digeser kiri atau kanan Hasil Foto ASUS Zenfone 4 Selfie Pro Saat peluncuran, kami sempat mencoba hasil foto dari kamera ASUS Zenfone 4 Selfie Pro ini. Kualitas foto selfie terbilang cukup maksimal meski berada didalam ruangan. Termasuk foto selfie yang menawarkan hasil foto bokeh. Berikut hasil foto kamera ASUS Zenfone 4 Selfie Pro Hasil foto selfie Hasil foto bokeh portrait mode Hasil foto modus normal Baca juga artikel 3 Hp ASUS Zenfone 4 Series Dirilis, Andalkan Fitur Dua Kamera 7 Perbedaan ASUS Zenfone 4 Selfie dan ASUS Zenfone 4 Selfie Pro ASUS Zenfone 4 Max Pro Dirilis, Ini Hasil Foto Dual Kameranya Review Kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL Dual Kamera – Halo Pembaca! Pada kesempatan kali ini Tuxlin Blog membahas review kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL yang telah diluncurkan di Indonesia pada 7 September 2017. Kelebihan utama smartphone penerus Zenfone 3 Max ZC553KL ini ada di dua sektor gaes, yakni kamera dan baterai. Pabrikan asal Taiwan ini membekali Zenfone 4 Max Pro ZC554KL dengan dua buah kamera belakang dan kamera depan dengan resolusi tinggi, keren kan?Jamaah narsisiyah yang sering ritual foto selfie pasti seneng dengan kamera ponsel terbaru Asus ini, dikasih soft LED flash depan lagi hahahaha… Baterainya juga naik drastis dari 4100mAh menjadi 5000mAh! Harga resminya di pasaran adalah Rp Penasaran? Simak review kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL oleh Tuxlin Blog kali ini. Spesifikasi Kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KLAntarmuka & Fitur Kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KLHasil Foto Kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL HDRHasil Foto Kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL Wide AngleHasil Foto Kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL Siang HariHasil Foto Kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL MacroHasil Foto Kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL Malam HariHasil Foto Kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL Malam Hari dengan LED FlashHasil Foto Kamera Depan Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KLReview Kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KLArtikel TerkaitSpesifikasi Kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KLPada review kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL kali ini, spesifikasi kameranya memang bikin ngiler! Gimana nggak ngiler, smartphone dengan harga Rp 3 juta dibekali kamera depan belakang dengan resolusi tinggi… Kamera belakang ada dua lagi, hahaha… 😆 Yoha, Asus membekali Zenfone 4 Max Pro ZC554KL dengan dual kamera belakang, bisa dikatakan kamera yang berpasangan bukan kamera jomblo *ini apaan 😆 *Kamera utama berkekuatan 16 megapiksel yang ditandemkan dengan lensa aperture f/ dan didukung teknologi phase-detection autofokus. Nggak cuma itu gaes, konon kabarnya Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL menggunakan sensor OmniVision OV16880 1/ inci 1um pixel untuk kamera utamanya ini 😀Anda dapat membeli atau sekadar cek harga Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL di Sini KlikSedangkan kamera kedua mengandalkan resolusi 5 megapiksel ditandemkan dengan lensa aperture f/ Kelebihan utama kamera kedua ini adalah menawarkan sudut pandang ekstra luas atau bahasa bule-nya, ultra wide-angle! Kamera kedua Zenfone 4 Max Pro ZC554KL ini diklaim mampu menawarkan Field of View FoV mencapai 120 derajat! 😎 Dengan begini, kamera kedua ini bisa muat lebih banyak. Mau selfie berjamaah sekampung pakai kamera kedua juga bakalan tetep ketampung hahahaha… 😆 kamera kedua ini kayaknya fix focus deh 🙂Kamera depan juga merupakan primadona pada review kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL kali ini. Smartphone ini meningkat drastis dibandingkan dengan pendahulunya, Zenfone 3 Max ZC553KL. Pabrikan asal Taiwan ini membekali Zenfone 4 Max Pro ZC554KL dengan kamera depan berkekuatan 16 megapiksel dengan sensor OmniVision OV16880 sama kayak kamera belakang berukuran 1/ inci 1um piksel ditandemkan dengan lensa aperture f/ yang menawarkan FoV 79 jugaReview Kamera Asus Zenfone 3 Max ZC553KL 16 MegapikselNggak cuma itu bray, kamera depan nggak kesepian kok soalnya udah ditemenin sama Soft LED Flash yang sangat membantu saat ritual selfie di tempat keramat eh maksudnya tempat gelap 😆 Baik kamera depan maupun dua kamera belakang pada smartphone Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL ini dapat merekam video dengan resolusi full & Fitur Kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KLPada review kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL kali ini, tampilan antarmuka aplikasi kamera bawaannya mengalami perubahan yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan Zenfone generasi sebelumnya. UI nya jauh berbeda dengan Zenfone Live atau Zenfone Zoom S yang dirilis di tahun yang sama! Kayaknya sih Asus memanfaatkan momen rilis Zen UI dengan turut serta merombak app kamera PixelMaster antarmukanya seperti yang pembaca lihat di atas, terdiri dari tiga bagian, yakni dua panel menu yang mengapit viewfinder. Panel menu sebelah kiri terdapat pengaturan LED flash Auto, On, Off, dan Torch, Timer 2s, 5s dan 10s, aspek rasio 43 atau 169, HDR On, off, dan shortcut untuk mengakses menu Settings panel sebelah kanan terdapat shortcut untuk mengakses galeri, tombol switch kamera depan, tombol shutter, tombol merah untuk beralih ke mode video, dan shortcut untuk mengaktifkan mode Pro. Sedangkan pada bagian kanan viewfinder terdapat tombol segitiga untuk switch dari kamera normal ke kamera wide-angle, atau sebaliknya. 🙂Baca jugaReview Asus Zenfone 3 Max ZC553KL Snapdragon 430Perubahan sifnifikan pada aplikasi kamera bawaan Asus memang membawa dampak positif dan negatif. Akan tetapi perubahan siikap kita berisiko diputusin pacar lho, dengan alasan Kamu udah berubah! *ngaco* 😆 Dampak positifnya adalah tampilan jadi lebih simpel dan lebih user friendly. Kita bisa mengakses live color effect dengan swipe ke kiri atau mengakses mode dengan swipe ke kanan. 🙂Negatifnya, banyak mode kamera yang hilang. Pada review kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL kali ini hanya terdapat 7 mode kamera, yakni Auto, Beauty, Pro, Super Resolution, GIF Animation, Panorama, dan Time Lapse. Sedangkan Color effect yang disediakan adalah Grayscale, Warm, Hipster, Retro, Faded, Nostalgic, Vibrant, dan Pro pada kamera Zenfone 4 Max Pro ZC554KL besutan Asus ini cukup lengkap, kita bisa mengatur White Balance, EV, ISO 50 – 3200, Shutter Speed 1/40000 – 1/4s, dan fokus. Sayangnya, shutter speed paling lama cuma 1/4 detik saja, nggak cukup buat bikin foto long eksposure. Ini agak disayangkan mengingat pendahulunya bisa long eksposure 32s! 👿Baca jugaReview Asus Zenfone 3 Max ZC520TLBagaimana dengan mode Beauty? Masih sama kayak Zenfone generasi sebelumnya, mode Beauty pada kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL tersedia empat parameter yang bisa diutak-atik, yakni Auto, Soften Skin biar jerwawat ilang 😆 , Brighten Skin biar kulit bersinar kek mimi peri , Enhance Eyes gedein mata coy 😳 , dan Thin Cheeks biar tirus pipinya 😛 . Nah penggemar foto selfie pasti terpuaskan dengan hadirnya beberapa parameter pendongkrak kecantikan itu. 😀Setting lain yang disediakan pada review kamera Zenfone 4 Max Pro ZC554KL antara lain adalah resolusi kamera, mode autofokus, pengaturan resolusi video, guidelines, dan dengan hasil foto atau jepretan pada review kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL ini? Oke langsung saja cek halaman berikutnya ya. Jangan lupa, artikel review di Blog ini terdiri dari tiga halaman biasanya. Foto telah Tuxlin Blog resize ke 800 x 600 piksel agar lebih mudah proses unggahnya. Cekidot halaman dua mungkin sukaXiaomi Mi A1, Android One Dual Kamera DiperkenalkanHasil Foto Kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL HDRHDR OffHDR OnMode HDR pada review kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL ini mampu menghasilkan perbedaan yang cukup signifikan. Ketika mode tersebut aktif, foto yang dihasilkan menjadi lebih terang dan agak keputihan. Meski demikian, dynamic range meningkat dan menghasilkan detail yang lebih baik pada bagian pohon. 🙂Hasil Foto Kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL Wide AngleBaca jugaReview Kamera Asus Zenfone Live ZB501KL BeautyLive 13MPHasil Foto Kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL Siang HariSample 1 Siang HariSample 1 Siang Hari di-cropKietika digunakan untuk memotret saat siang hari, kemampuan kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL ini terbilang baik. Foto yang dihasilkan cukup terang, warna yang mendekati akurat, dan detail yang lumayan. Gedung Jalan Summarecon Bekasi Masjid Tower White House of BoyolaliHasil Foto Kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL MacroSample 1 MacroSample 1 Macro di-cropKemampuan kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL untuk memotret macro terbilang lumayan. Foto yang dihasilkan cukup detail, warna yang cukup punchy, dan efek blur yang baik. Sayangnya, fokus kameranya kurang oke, sehingga kadang menghasilkan foto yang kurang fokus. 🙂Anda dapat membeli atau sekadar cek harga Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL di Sini Klik Bunga Anggrek Daun Bunga Kamboja Belimbing Wuluh Bunga Blimbing Bunga Kuning Bunga Kamboja 2 Sebut Saja Bunga FlashdiskHasil Foto Kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL Malam HariSample 1 Malam HariSample 1 Malam Hari di-cropPada review kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL pada malam hari, foto yang dihasilkan cukup baik jika cahaya disekitar cukup. Warna yang dihasilkan sedikit pudar, tetapi masih oke. Sayangnya, detail mengalami penurunan cukup signifikan. Hotel Pompa Ban Summarecon Mal Bekasi Koridor Patung Kuda TrotoarHasil Foto Kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL Malam Hari dengan LED FlashLED flash off vs LED falsh onSingle LED flash yang dimiliki oleh smartphone Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL cukup terang dan dangat membantu saat memotret dengan kondisi cahaya yang tidak memadai. 😀 Bunga Bunga Merah Batang Pohon Belimbing Wuluh Tanaman Bunga Pink Tanaman 2Hasil Foto Kamera Depan Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KLSoft LED flash OnSoft LED Flash OffUlasan lebih lanjut mengenai kesimpulan review kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL bisa ke halaman berikutnya atau halaman 3 ya Sob. 😀Anda mungkin sukaAxioo Venge 2, Smartphone Dual Kamera Termurah di IndonesiaReview Kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KLSetelah penjelasan yang panjang dan berbelit-belit dan berpotensi menyebabkan sembelit, akhirnya kita sampai pada bagian akhir review kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL. 😎 Di atas kertas memang smartphone ini tampak mentereng dengan dukungan dual kamera belakang, serta resolusi kamera depan dan belakang yang tinggi. Akan tetapi apakah semakin tinggi resolusi akan kian bagus? Nanti dulu, lihat dulu spek jeroannya 😀Bersenjatakan sensor OmniVision OV16880, kamera Zenfone 4 Max Pro ZC554KL besutan Asus ini mampu menghasilkan foto yang cukup memuaskan pada siang hari dengan kondisi cahaya yang memadai. Warna yang dihasilkan mendekati natural, tetapi kadang untuk warna langit agak berbeda dengan aslinya. 🙄 Dynamic range yang dihasilkan lumayan dan detailnya terbilang jugaReview Kamera Samsung Galaxy J5 Prime 13 MegapikselKetika menggunakan mode HDR, karakter warna foto yang dihasilkan berubah. Jepretan kamera Zenfone 4 Max Pro ZC554KL warnanya menjadi agak keputihan… 😳 eh iya maksudnya terlalu putih dari aslinya. Meski demikian, dynamic range memang meningkat drastis dengan berkurangnya kegelapan pada bagian bayangan. Sampel di halaman sebelumnya, detail dahan dan daun pohon mengalami dengan kemampuan kamera kedua alias wide angle? Ini bagian yang paling Tuxlin suka pada review kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL. FoV yang mencapai 120 derajat membuat kita serasa punya action cam gaes! Cakupannya begitu luas dengan efek lensa yang agak cembung pada bagian sudut membuatnya terlihat seperti hasil jepretan GoPro atau Xiaomi kedua atau kamera wide angle ini mampu menghasilkan cakupan luas dengan warna yang baik. Fotonya memang kurang tajam dan detail, ini bisa dimaklumi karena resolusinya hanya 5 megapiksel saja. Saat digunakan untuk memotret pada malam hari, kamera keduanya masih bisa diandalkan meski agak gelap hasilnya. Kehadiran kamera keduanya ini menjadi daya tarik yang tak dimiliki oleh para pesaingnya. 😎Ketika kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL digunakan untuk memotret macro, foto yang dihasilkan terbilang baik. Warna yang dihasilkan cukup natural, tajam, dan detailnya cukup baik. Efek blur yang dihasilkan juga terbilang bagus. Sayangnya, kecepatan fokusnya agak lambat coy! Kita juga musti steady pas motret biar nggak kabur hasilnya. 😛Baca jugaReview Kamera Xiaomi Mi5 dengan Sensor Sony IMX298Saat malam hari, kemampuan kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL ini mengalami penurunan yang cukup signifikan. Foto yang dihasilkan warnaya agak pudar, detail merosot drastis, dan noise yang cukup tinggi. Ini wajar mengingat sensor yang digunakan berukuran kecil dan resolusinya tinggi, jadi ukuran per pikselnya juga kecil, alhasil cahaya masuk lebih sedikit. Jujur saja, Zenfone 3 Max ZC553KL lebih oke untuk malam hari. 🙂Sedangkan dukungan LED flash pada review kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL ini sangat membantu. Cahaya yang dihasilkan LED flash terbilang terang. Foto yang dihasilkan juga cukup baik. Tuxlin Blog menyarankan untuk melepas silicon case bawaan saat memotret dengan LED flash. 🙂Kamera depan Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL ini memiliki performa yang tak jauh berbeda dengan kamera belakangnya, hanya saja minus kemampuan autofokus. Foto yang dihasilkan terbilang mantap di kelasnya, detail, dan karakternya lebih soft. Kehadiran soft LED flash sangat membantu untuk ritual selfie di tempat dengan cahaya redup. Buat yang narsis mania, nggak salah pilih deh sama smartphone terbaru Asus ini 🙂Secara umum, kemampuan kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL ini memang bisa diandalkan di segala kondisi cahaya. Foto yang dihasilkan relatif bagus, kecepatan autofokus yang lumayan, dan hadirnya kamera kedua dengan lensa wide angle yang menjadi kelebihannya. Asus juga membekali kamera depan yang sangat mumpuni untuk foto diakui bahwa kemampuan kamera Zenfone 4 Max Pro ZC554KL saat low-light agak kurang. Terlebih, Asus tak lagi menyertakan model Low-Light yang selama ini menjadi andalannya. Sampai di sini dulu review kamera Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL dual kamera, semoga bermanfaat bagi Pembaca semua! 🙂Anda mungkin sukaXiaomi Mi A1, Android One Dual Kamera Diperkenalkan Artikel Terkait

hasil kamera asus zenfone 4s