Garamyang berasal dari asam kuat dan basa lemah memiliki sifat asam karena mengalami hidrolisis anion menghasilkan ion H 3 O + sehingga konsentrasi ion H 3 O + di dalam air bertambah 18,75% Berdasarkanuraian di atas maka. (1) CH3COONa : hidrolisis sebagian karena terbentuk dari asam lemah dan basa kuat. (2) NH4Cl : hidrolisis sebagian karena terbentuk dari basa lemah dan asam kuat. (3) K2SO4 : tidak dapat terhidrolisis karena terbentuk dari asam kuat dan basa kuat. (4) (NH4)2SO4 : hidrolisis sebagian karena terbentuk dari basa CGaram yang berasal dari asam kuat dan basa kuat memiliki sifat asam karena mengalami hidrolisis anion menghasilkan ion H 3O+ sehingga konsentrasi ion H 3O+ di dalam air bertambah 0% 3,12% D Garam yang berasal dari basa lemah dan asam kuat bersifat basa, karena mengalami hidrolisis parsial yaitu anionnya terhidrolisis menghasilkan ion OH- Nahdi sini hanya salah satu komponen saja yang mengalami hidrolisis lalu yang ketiga tidak terhidrolisis apabila garam ini bersifat tidak terhidrolisis, maka garam ini berasal dari asam kuat ditambah basa kuat ketika asam kuat dan basa kuat itu komponen kuatnya itu tidak dapat bereaksi dengan air. Reaksidiatas menunjukkan garam yang bersifat A. Netral B. Basa C. Asam D. Sedikit basa E. Tidak terhidrolisis. Suatu garam X mengalami hidrolisis parsial dimana setelah diuji oleh pH meter, pH nya lebih dari 7 (PH>7). Jika harga Ka X= 5 x 10 -10dan harga Kb =1,8 x 10-5, maka harga tetapan hidrolisis pada larutan garam tersebut adalah Garamyang Bersifat Netral; Berikut adalah beberapa larutan: (1) KNO3; (2) NH4Cl; (3) Na2SO4; (4) Na2CO3 ; dan (5) CH3COOK. basa atau ph-nya lebih besar dari 7 untuk garam nomor 2 dan nomor 3 tersebut mengalami hidrolisis sebagian atau hidrolisis parsial yang ke-4 garam yang terbentuk dari asam lemah ditambah basa lemah maka sifat garam ShnJph.

garam yang mengalami hidrolisis parsial dan bersifat basa adalah